Melepas Lelah di Pantai Toronipa


Pantai Toronipa terletak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara merupakan pantai yang masih asri dan belum dikelola secara profesional oleh pemerintah. Panjang garis pantainnya mencapai 4 KM dengan pasir berwarna putih. Pantai toronipa, lokasinya di ujung timur Kota Kendari. Panorama alam, deburan ombak Laut Banda serta pasir putih yang terbentang luas merupakan perpaduan yang asyik untuk diminati. Juga bibir pantai yang dipenuhi nuir pohon kelapa membuat suasana pantai semakin asri, sejuk dan damai. Selain itu Pantai Toronipa juga sangat landai, bahkan hingga 1 km ke arah laut tinggi air masih hanya sedalam 1 meter saja.

Disekitar pinggiran pantai toronipa  banyak tersedia pondok-pondok kecil yang memang disewakan untuk para keluarga-keluarga yang berlibur kesini dalam jumlah besar. Saat hari libur, sedikitnya 1000 wisatawan lokal dan nasional memadati bibir pantai untuk menyaksikan laut lepas, mencari binatang laut seperti bintang, ubur-ubur, kepting, kerang, bulu babi yang bergelimpangan di pinggir pantai akibat air surut.
Untuk menuju pantai toronipa jika dari Kota Kendari Sultra, hanya ditempuh sekitar lebih kurang 45 menit, dan tidak akan mengeluarkan banyak ongkos, sudah dapat menikmati pantainya. (teks: berbagai sumber - foto: flickr)

Pantai Toronipa
Pantai Toronipa

Ketenangan di Pulau Liwutongkidi

Membentang dari sabang hingga merauke, memang terlalu banyak Pulau yang dimiliki oleh negara kita. Saking banyaknya, kita tidak tahu berapa tepatnya jumlah Pulau, apalagi namanya. Salah satunya yaitu Pulau Liwutongkidi merupakan salah satu pulau yang terdapat di Kabupaten Buton. Pulau seluas sekitar 1.000 km persegi ini, masih terasa asing di telinga kita.

Ternyata kawasan ini salah satu yang sangat diperhatikan oleh Pemerintah mengenai potensi taman lautnya. Saking kayanya taman laut ini, pemerintah berniat untuk mengembangkan objek wisata bahari yang layak untuk dikunjungi. Pantai di Pulau  Liwutongkidi memiliki pasir yang putih, sehingga mata yang memandang pasti terpukau sekali melihatnya. Pulau ini mampu memberikan nuansa yang unik melalui keindahan pantai dan pesona bawah lautnya. Garis pantai di sepanjang pulau ini dipenuhi hamparan pasir putih yang menakjubkan dan nuansanya menjadi lebih indah ketika berpadu dengan deburan ombak laut yang menyisir pasir tersebut. Selain itu, keanekaragaman terumbu karang dan biota bawah laut juga sangat menarik untuk dikunjungi.

Namun satu hal yang dapat diingat, Pulau  Liwutongkidi ternyata tidak berpenghuni, Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau ini dari luar kota, dan hendak berlama-lama tak perlu khawatir, karena tersedia banyak hotel di kota Bau-Bau. Selain itu tersedia pula beberapa restoran di sepanjang jalan kota yang menyajikan berbagai hidangan menggoda. Pulau  Liwutongkidi mudah dijangkau dari Pelabuhan Bau-Bau, lebih kurang 15 menit dengan menggunakan speed boat.(teks:berbagai sumber - foto: flickr)

Pulau Liwutongkidi
Pulau Liwutongkidi