Showing posts with label Indonesia Barat. Show all posts
Showing posts with label Indonesia Barat. Show all posts

Keindahan Gunung Prau (Foto dan Catatan Perjalanan)

Foto Keindahan Gunung Prau
Keindahan Gunung Prau
Keindahan Gunung Prau (Foto dan Catatan Perjalanan) - Gunung Prau atau Prahu memang pendek, kadang hanya dilirik sebelah mata oleh pendaki Indonesia, tapi coba rasakan sensasi dalam pelukannya, gunung yang terkenal dengan sebutan Gunung Seribu Bukit. Hanya memiliki ketinggian 2.565 mdpl, memang tergolong pendek dan juga tidak terkenal seperti gunung2 disekitarnya, ada Sindoro, Sumbing, Slamet, Unggaran, dll. Tapi gunung ini memiliki pesona tersendiri yang tidak kalah dengan gunung2 yang lebih terkenal dikalangan pendaki Indonesia.

Karena bentuk gunung ini memanjang, jadi secara administratif Gunung Prau yang berada di Dataran Tinggi Dieng ini meliputi wilayah Kab. Banjarnegara, Kab. Wonosobo, Kab. Batang dan Kab. Kendal. Di Camp areannya pun terdapat patok batas wilayahnya. Gunung ini dapat ditempuh melalui beberapa Jalur Alternatif Pendakian. Lewat Jalur utara, bisa melalui Kabupaten Kendal, Semisal dari Desa Kenjuran yang berada di Kecamatan Sukoreja. Jarak tempuh perjalanan kurang lebih 6 Jam.
Foto Keindahan Gunung Prau
Peta lokasi

Alternatif lain jalur pendakian bisa dilakukan melalui Jalur selatan, yaitu lewat Dataran Tinggi Dieng atau Desa Patak Banteng. Jalur ini relatif lebih singkat, hanya sekitar 2-3 Jam perjalanan yang jalurnya lumayan terjal. Track log diatas adalah hasil tracking dari awal start pendakian sampai turun. Untuk lebih jelasnya lihat dibawah mengenai waypoint-waypoint yang terdapat pada track log diatas.
Desa Petak Benteng
Berjalan sendirian dari Jakarta dan bertemu teman di Wonosobo, maka berdua saja saya melakukan pendakian ini. Menuju Desa Patak Banteng dapat dicapai dari kota Wonosobo dengan menggunakan bis kecil jurusan Wonosobo - Dieng. Jalur ini yang saya pilih, mengingat jarak tempuh yang singkat untuk sampai ke camp areanya sekitar 3 jam saja.
Panorama Desa Patak Banteng
Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

POS II
Kira2 berjalan 1jam yang tidak ada bonusnya, sampailah di Pos II, kondisi pos tidak terdapat bangunan berupa shelter ataupun pondokan
Panorama di sekitar Pos II
Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

POS III
Tidak jauh dari Pos II sampailah di Pos III, kondisi sama seperti Pos II, tidak terdapat bangunan. Dari Pos III ke camp Area sudah tidak jauh lagi dan jalurnya semakin terjal, lumayan buat menguras tenaga yang kurang tidur nih.
Foto Keindahan Gunung Prau

CAMP AREA GUNUNG PRAU
Saya menyebutnya demikian, karena tempat inilah tujuan utama para pendaki, dari camp area ini kita dapat melihat tanpa halangan (kalo ga ada kabut) Gunung Sindoro Sumbing di depan mata, dan dikejauhan Gunung Merapi & Merbabu.
Panorama lokasi camp area
Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau
Selain malam hari, pagi hari adalah saat yang ditunggu-tunggu dimana sang mentari keluar dari peraduaanya, dengan kondisi langit berawan menambah dramatis pemandangan pagi itu.
Panorama dari pagi sampai siang hari
Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

DESA DIENG KULON
Dari Menara Repeater, menuju Desa Dieng Kulon sekitar 1 jam, dengan jalur menurun terus dengan jalur bervariasi dari terjal hingga landai. Dari sini juga dapat melihat Komplek Candi Arjuna Dieng yang terkenal itu.
Komplek Candi Arjuna Dieng
Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

TELAGA WARNA
Foto Keindahan Gunung Prau

Foto Keindahan Gunung Prau

Detil Perjalanan ke Gunung Prau:
Hari Pertama :
Berangkat dari Jakarta numpak bis Pahala Kencana Rp.120.000
Sampai di Wonosobo sekitar jam 8 pagi, dijemput teman, belanja kekurangan logistik, jam 09.46 berangkat menuju Desa Patak Banteng menggunakan bis kecil tujuan Dieng Rp 5000
Jam 10.58 sampai di Desa Patak Banteng, kemudian beli nasi bungkus buat makan di pos II.
Jam 11.23 mulai pendakian
Jam 12.43 sampai di Pos II, istirahat maksi dulu
Jam 14.46 sampai di camp area Gunung Prau

Hari Kedua :
Jam 09.58 mulai meninggalkan camp area, turun melalui padang sabana, menara Repeater menuju desa Dieng Kulon.
Jam 11.07 sampai di Menara Repeater
Jam 13.03 sampai di Desa Dieng (selesai)
Waktu diatas sesuai dari track log GPS yang saya pakai. Tidak ada sumber air disepanjang jalur dan juga di camp area.

Moleknya Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu

Moleknya Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu - Sebelumnya mungkin anda akan bertanya apa ini. dan apaan, yah inilah kelebihan indramayu selain karena mangganya. Pulau Biawak ini kurang terekploitasi oleh publik, memang tempat wisata ini masih alami sekali dan juga jauh dari hiruk pikuk kehidupan modern. kenalin gan, ini kampung halaman ane, yaitu Indramayu. Kebetulan banget rumah ane deket sama nih Pulau Biawak Indramayu, awas bukan Pulau Komodo ya beda lagi. Kalau ke mari, HP di museumin dulu lah yaa…. Tapi bukan berarti ga ada tv loh, ada tv nya 1, Cuma nyalanya sesuai nyala genset. Genset selalu dinyalakan jam 18.30 dan dimatikan jam 02.00,. mau menginap? Ada messnya, jangan takut sakit badan, tidurnya pakai spring bad, kalo dihitung-hitung kira-kira ada 3 rumah yang dapat digunakan untuk wisatawan. 
Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu
Benar-benar molek :D
Satu rumahnya dapat di isi 6-7 orang. Selain rumah untuk penginapan, di Pulau Biawak juga ada 2 rumah untuk penjaga pulau.  Penjaganya baik sekali, namanya Pak Manto, kebetulan pada saat disana beliau yang sedang tugas jaga. Sarana lain ada 1 kamar mandi, dan sumur. yang paling penting jangan lupa bawa makanan. kecuali kalo mau niat mancing. Berikut adalah penampakan foto betapa moleknya keindahan wisata bawah laut di Pulau Biawak Indramayu:
Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu

Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu

Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu

Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu

Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu

Wisata Bawah Laut Pulau Biawak Indramayu
sumber: kaskus.co.id

Inilah 15 Pantai Terindah di Sekitar Perairan Pacitan

Kabupaten Pacitan memang terkenal memiliki keindahan obyek wisata. Tempat kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini memiliki keunggulan dari hamparan laut yang berada di kawasan Samudera Indonesia. Ada 17 pantai di Pacitan yang memiliki keunikan tersendiri di setiap obyek wisata pantai tersebut. Berikut keunikan dan keelokan pantai – pantai yang berada di Pacitan.

1.Pantai Banyu Tibo
Salah satu pantai di Pacitan yang layak menjadi referensi wisata anda adalah Pantai Banyu Tibo Pacitan. Yang unik, pantai yang terletak di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo ini adalah Air Terjun yang berada di pinggir pantai dimana kucucan airnya langsung terjun ke pantai Selatan.
Nama Banyu Tibo adalah nama yang diberikan oleh masyarakat sekitar dimana air terjun tersebut berada. Arti Banyu Tibo menurut bahasa jawa adalah air yang jatuh. Yang membuat Banyu Tibo menjadi sangat menarik, yaitu air terjun ini terletak tepat berada di tepi bibir pantai.

2.Pantai Buyutan
Pacitan juga mempunyai pesona Pantai Pasir putih lainnya yang tak kalah eloknya dengan Pantai Srau, Watukarung, maupun Klayar. Pantai Buyutan adalah nama Pantai itu. Yang menarik dari Pantai ini adalah pasir putihnya yang indah dan bersih serta birunya warna laut yang berpadu dengan semilirnya angin khas pantai. Pantai Buyutan adalah salah satu pantai di kota 1001 goa yang terletak di kecamatan Donorojo, Pacitan. Letak wilayahnya dekat dengan Pantai Klayar yang juga berada di daerah yang sama.

3.Pantai Karang Bolong
Pantai Karang Bolong masih berada di Kelurahan Sendang, Donorojo Pacitan, atau jika menuju ke Pantai Klayar, letak pantai Karang Bolong yang ada di sebelah barat. Jalan masuknya tepat di depan pos retribusi pantai Klayar. Namun hingga saat ini, aksesnya masih alami dan cukup sulit apalagi dalam kondisi jalan basah. Sepertinya jalan yang masih dari tanah ini terbentuk karena kebiasaan kendaraan melewati jalur ini.

Panorama khas Pantai Karang Bolong adalah kita bisa menikmati keindahan pantai selatan dengan tebing-tebing hijau yang gagah dengan tebing yang menjorok kelaut yang berada di tepi Barat pantai ini. Tak jauh beda dengan pantai Uluwatu yang ada di Bali.

Obyek wisata pantai yang satu ini menjadi obyek wisata unggulan dan sekaligus Ikon dari Kabupaten Pacitan. Namanya Pantai Klayar. Pantai Klayar berada di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pantai Klayar ini berada sekitar 35 sampai 40 km ke arah barat Kota Pacitan, dan dapat di capai sekitar 90 menit dari kota Pacitan. Dan menurut sejarah yang ada, konon nama Klayar berasal dari guyonan lokal Klayar-kluyur alias jalan-jalan.
Pantai Klayar adalah pantai dengan karakteristik berupa hamparan pasir putih, air laut yang berwarna biru atau bisa juga disebut Hijau Tosca, batu karang yang mempesona, dan air mancur alami. Semua itu menjadikannya pantai dengan pesona alam indah di Pacitan, Jawa Timur. Yang menjadi ciri khas dan membuat Pantai ini indah adalah bentuk batuan karang Tanah Lot yang indah dengan bebatuannya, juga di pinggiran Pantai Klayar banyak gundukan yang memiliki ciri khas dari pantai lain yang berada di pacitan.

5.Pantai Sruni

Pantai Sruni ini adalah pantai pasir putih yang berada di Desa Jlubang, Pringkuku Pacitan. Diantara semua obyek wisata pantai di Pacitan, pantai ini memang belum dikelola secara baik, walaupun panorama pasir putihnya bagus. Di Desa Jlubang ini juga terdapat obyek wisata lain yakni Luweng Jaran.

Namun akses menuju jalan Pantai Sruni ini masih belum baik sehingga jarang yang berkunjung ke pantai ini.

6.Pantai Srau
Selain Pantai Klayar, obyek wisata di Pacitan dengan corak yang serupa adalah pantai Srau. Corak yang sama antara kedua pantai ini adalah dari ciri khas pasir putih yang sangat mencolok, juga banyaknya karang yang terlihat sangat indah di kedua pantai ini. Pantai Srau ini terletak di Desa Candi Kecamatan Pringkuku.

Jaraknya sekitar 25 Km ke arah Barat dari pusat kota Pacitan. Jalan menuju pantai Srau cukup berkelok-kelok dan hanya melewati ruas jalan yang kecil dan desa desa yang kebanyak masih berumah gebyok (dari kayu) meskipun sudah ada beberapa rumah yang terbuat dari tembok.

Yang membedakan Klayar dengan Pantai Srau adalah wilayahnya, Klayar memiliki area yang sempit, sedangkan Pantai Srai memiliki area yang sangat luas, dan bahkan tak terbatas. Sehingga dengan area yang sedemikian luas, banyak digunakan untuk area parker mobil dengan tanpa khawatir tidak kebagian tempat. Area parker ini masih dilengkapi dengan pemandangan alami berupa kebun kelapa yang memberikan kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung.

7.Pantai Watukarung
Ciri utama dari pantai ini bersih di tengah sempit belahan batu, dan bertemu dengan puluhan perahu nelayan, sementara juga lebih lebar dari Pantai Srau terletak tidak jauh dari pantai ini dan ada juga beberapa pulau kecil di teluk. Watu Karung adalah pantai yang memiliki pasir putih hamper mirip dengan Pantai Srau.

8.Pantai Teleng Ria
Pantai yang berjarak 3,5 km dari pusat kota ini memiliki dasar dari pasir dan ombak dengan tipe beach break. Di sini terdapat sebuah life guard tower tempat penjaga pantai mengawasi dan memastikan keselamatan para pengunjung.

Pantai Teleng Ria merupakan lautan yang menjorok ke darat atau biasa disebut teluk. Pantai ini juga dalam jajaran Pantai Selatan dengan luas pasir putih sepanjang sekitar 3 km. Pantainya diapit oleh dua dataran tinggi yang merupakan bagian dari pegunungan kapur Selatan yang membujur dari Gunung Kidul ke Trenggalek, menghadap Samudera Indonesia.

9.Pantai Tamperan
Pantai di sekitar Kota Pacitan lainnya selain Teleng Ria adalah Pantai Tamperan. Pantai ini lebih banyak digunakan untuk pelabuhan Ikan.
Karena untuk mendukung kegiatan penangkapan ikan di laut perlu ditunjang dengan tersedianya prasarana perikanan, terutama Pelabuhan Perikanan. Pemerintah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Jawa Timur membangun salah satu prasarana perikanan (Pelabuhan Perikanan) di kawasan Kabupaten Pacitan. Pelabuhan tersebut yaitu Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan, Pacitan.

Dengan adanya pantai ini, diharapkan pembangunan PPP Tamperan bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas usaha penangkapan ikan di Jawa Timur, meningkatkan pemasaran hasil tangkap dan pengolahan ikan, meningkatkan pendapatan nelayan, serta melakukan pembinaan kepada nelayan. Pantai Tamperan berada di wilayah Kota Pacitan, sekitar 0,5 Km dari Pantai Teleng Ria.

10.Pantai Kali Uluh
Seperti halnya di beberapa pantai lainnya di Pacitan, Pantai ini memiliki cirri khas ombak yang besar, sehingga tentu saja Pantai ini menjadi surge para pecinta olahraga surfing. Pantai Kali Uluh ini berada di wilayah Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, sekitar 35 Km jika ditempuh dari Kota Pacitan.

Akses jalan menuju ke Pantai ini sudah baik, terutama karena melewati jalur lingkar selatan pacitan, melewati wilayah Karanganyar, Sidomulyo dan Gawang. Akan tetapi memang akses utama saat masuk ke pantai masih agak kurang bagus, terutama saat masuk ke Desa Klesem, tempat Pantai ini berada, masih kurang terawat dengan baik.

11.Pantai Wawaran
Pantai Wawaran, yang merupakan Pantai yang berada di wilayah Kecamatan Kebonagung adalah Pantai yang produktif dan prestatif dalam hal hasil ikannya. Pantai ini,selain memiliki panorama alam khas laut selatan yang indah dengan ombaknya yang besar, juga memiliki prodktifitas tinggi menghasilkan ikan yang berkualitas tinggi.

Pantai Wawaran ini merupakan sentra pengembangan penangkapan ikan laut yang telah mendapatkan penghargaan Presiden RI. Di bawah Koperasi Mina Upadi, usaha perikanan laut berkembang pesat dan mulai menerapkan modernisasi nelayan, seperti pemanfaatan GPS.

12.Pantai Pidakan
Pantai Pidakan ber lokasi di di Dusun Godek Kulon, Desa Jetak, Kecamatan Tulakan dari Kota Pacitan kurang lebih 50 KM menuju desa Jetak. Pantai tersebut terkenal keindahan alam dan terkenal kesejukannya. Tetapi jalan menuju ke Pantai tersebut kurang memadai.

Jika melewati Jalur Lintas Selatan, akan lebih mudah karena pantai ini berada dipinggir JLS, kurang lebih 2 Km dari JLS.

Pantai Pidakan bisa dikatakan sebagai pantai yang masih natural, karena memang belum adanya campur tangan manusia didalamnya, alias belum ada pengelolaan pantai yang modern, pun demikian dengan pemandangannya pun masih alami. Hal yang sangat unik dan yang membedakan pantai ini dengan pantai-pantai lain yang berada di Pacitan adalah rincian dari material Pantainya 70 % yaitu bebatuan alam dan sisanya merupakan pasir putih, sehingga disana terdapat banyak batuan -batuan alam yang kesemuanya dalam berbagai variasi bentuk maupun ukuran.

12.Pantai Soge
Pantai Soge, terletak di Desa Sidomulyo, Kec. Ngadirojo , Pacitan. Pantai ini berada di pinggir jalan raya atau lebih tepatnya Jalur Lintas Selatan, Selain itu terdapat juga muara yang menambah keunikan pantai ini. Dengan di bangunnya JLS di Pacitan membuat pantai Soge menjadi tempat baru untuk nongkrong, apalagi di kawasan Pantai Soge ini terdapat jembatan Soge yang bagus.

13.Pantai Tawang
Tepatnya di Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo (Lorok), Pacitan sebuah pantai yang nampak masih asri dengan pemandangan naturalnya yang sejuk akan menggoda mata kita untuk menuju tempat itu.

Namanya Pantai Tawang, yang merupakan sebuah pantai yang unik karena jaraknya dangkal, ideal bagi yang ingin mencoba mandi atau berenang di air laut, hal ini dikarenakan posisi teluk yang menyerupai kantong sehingga arus lautnya tidak begitu kuat.

Pantai ini dapat anda tempuh dari pusat Kota Pacitan sekitar 30 Km atau sekitar 1 jam perjalanan, dan jalannya pun lumayan agak susah karena berkelok – kelok dan banyak tikungan. Namun jangan khawatir, setelah sampai dilokasi anda akan dimanjakan oleh Pesona Pantai ini. Pantai Tawang ketika dilihat sekilas, malah lebih mirip sebuah telaga, karena kondisinya yang tenang dan tanpa ombak , tidak seperti Pantai di Pacitan lainnya. Perahu tradisional warga sekitar Tawang yang berjejer rapi menambah keindahan suasana Pantai yang masih alami ini.

Pantai Tawang, selain pemandangannya yang elok, juga menyimpan potensi dalam hal perikanan. Warga sekitar menggantungkan hidupnya dari nelayan di Laut pantai Tawang ini.di Pantai ini ada pasar ikan, TPI (tempat Pengolahan Ikan), dan kabarnya pada tahun 2011 ini akan dilakukan pengembangan pelabuhan perikanan di Pantai Tawang yang dilakukan oleh PPP Tawang.

14.Pantai Taman
Selain Pantai Soge dan Pantai Tawang, obyek wisata Pantai yang berada di kawasan Kecamatan Ngadirojo adalah Pantai Taman. Pantai Taman yang berada di desa Hadiwarno ini merupakan obyek wisata unggulan di Kecamatan tersebut. Dengan ciri khas garis pantai yang panjang, menjadikan pantai ini menjadi sarana wisata keluarga anda.

Dengan adanya taman wisata Pendidikan saat ini, seperti wahan Flying Fox, arena konservasi penyu dan juga ada arena outbond, menjadikan pantai Taman menjadi tempat referensi wisata pantai anda

15.Pantai Kunir
Pantai Kunir berada di Kecamatan Sudimoro, karakteristik utamanya adalah pasir putih seperti pantai lainnya di Pacitan. Hingga saat ini pantai Kunir belum dikelola secara maksimal untuk keperluan wisata

Itulah pantai pantai cantik yang ada di sepanjang perairan Pacitan yang bisa kita kunjungai. Sebentar lagi libur sekolah. cocok untuk liburan keluarga

Pantai Tanjung Kelayang - Pulau Belitung

Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung
Pulau Belitung memang terkenal dengan objek wisata pantainya yang indah dan eksotis, salah satunya pantai Tanjung Kelayang. Pantai ini berada di kecamatan sijuk yang berjarak 27 km dari Kota Tanjungpandan sekitar 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Tanjung Kelayang memiliki pesisir sepanjang kurang lebih 1,5 Km dengan lebar pantai ± 7 m pada saat pasang tertinggi dan ± 10 m pada saat pasang terendah. Pantai ini memiliki luas sekitar 60 Hektar. Selain menikmati keindahan pantai yang mempesona, Anda juga bisa bermain kayak dan snorkeling di pantai ini. Tak hanya itu, di Pantai Tanjung Kelayang juga terdapat Kelayang Beach Cottage dan Kelayang Resto.
Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung
Di pantai Tanjung Kelayang pernah di adakan event akbar di tahun 2011 yang lalu,yaitu Sail Wakatobi Belitong 2011.Waktu itu,setiap hari pantai tanjung kelayang belitung selalu di padati oleh wisatawan,baik lokal maupun luar. Pantai Tanjung Kelayang terkenal dengan pantai pasir putihnya yang landai membentang begitu indah. Di pantai ini juga kita bisa melihat pulau-pulau kecil dengan hiasan batu granit. Dengan nuansa pantai yang cukup menakjubkan, pastinya membuat wisatawan betah berlama-lama disana. Pasir Pantai yang putih dan dipadukan dengan jejeran batu granit dengan bentuk yang unik menjadi suatu kebanggaan dan ciri khas pantai ini. Ada salah satu batu granit yang menarik tampak dari pantai tanjung kelayang, yaitu batu yang berbentuk kodok, tapi ada juga orang yang mengatakan patung kepala burung garuda. Air laut nya pun cukup bersih,jernih dan ombak nya pun cukup tenang,sehingga sangat memungkinkan sekali bagi wisatawan untuk melakukan kegiatan renang atau sekedar bermain-main di tepi pantai.
Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung
Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung

Pantai Romodong, Keindahan yang Terlupakan

Pantai Romodong, Pulau Bangka
Diantara begitu banyak pantai eksotis di pulau bangka, salah satu yang sepertinya luput dari pandangan pemerintah adalah pantai Romodong. Lokasinya berada di daerah Belinyu, Bangka utara, sekitar 77 km dari Sungailiat. Panjang keseluruhan pantai mencapai 4 km. Lautnya landai, berpasir putih dan halus. Airnya bening bak kristal, Kejutan terasa saat mendekati jalan masuk ke pantai. Pasir putih menghampar di sepanjang pantai ini, riak ombak yang tenang membuat Pantai Romodong ini mempunyai daya tarik tersendiri. Mandi air laut di pantai ini sangat menyenangkan karena Anda tidak perlu khawatir akan gelombang ataupun palung. Pasir yang menghampar di pantai romodong begitu landai dan tidak menukik, sehingga sangat asyik jika untuk bermain-main dan mandi di pantai ini.
Pantai Romodong, Pulau Bangka
Gerbang untuk memasuki ke Pantai Romodong ini pun sangat unik, yaitu melewati celah antara 2 buah batu besar seperti pada gambar di samping. Orang biasa menyebutnya "Batu Belah Tangkup". Namun sayangnya pantai Romodong ini bagai keindahan yang terlupakan oleh pemerintah setempat, padahal ini sangat indah dan menarik jika bisa di kelola dengan baik. Padahal dari pantai ini kita bisa melihat sunset di sore hari jika cuaca mendukung. Di pantai ini pun sangat asyik untuk bersantai, rekreasi bersama keluarga, dan bagi penikmat panorama alam serta bagi yang hoby memancing.
Pantai Romodong, Pulau Bangka
Dulunya ada beberapa villa dan restoran di Pantai ini, namun sekarang tinggal puing-puing bangunannya yang tersisa. Tidak diketahui mengapa villa dan restoran ini tidak di jalankan lagi. Yang pasti ini merupakan bukti bahwa kurangnya tanggapan pemerintah terhadap potensi yang dimiliki oleh Pantai Romodong ini. Jika Anda penasaran dengan pantai yang satu ini, Anda bisa datang sendiri dan membuktikannya. Masih banyak lagi yang bisa Anda temukan di pantai yang satu ini. Sisi lain dari pantai ini juga sangat menarik, selain itu potensi ikan di daerah pantai ini juga cukup menjanjikan jika Anda ingin berkemah sambil mencari ikan sebagai lauk makan.

Pantai Pulau Celagen - Bangka

Secara admistratif Pantai Pulau Celagen berada di Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia, mungkin sebegaian besar dari anda masih asing dengan pantai eksotis yang satu ini. Nuansa alam yang masih belum tersentuh dengan air lautnya yang berwarna biru jernih dan hamparan pasir putihnya menjadikan Pantai pulau celagen begitu eksotisme tersendiri dimata para pengunjung yang melepas kepenatan disana. Di Pantai Pulau Celagen sendiri dipenuhi pohon kelapa yang cukup rimbun.
Pantai Pulau Celagen, bangka, belitung, babel
Sama dengan pantai Batu Tambun di pulau pongok yang mempunyai batu-batu karang yang besar-besar tersebar di pantai Pulau Celangen juga mempunyai batu-batu karang tetapi batu-batu karangnya tidak sebanyak dan sebesar di Pantai tersebut. Pantai Pulau celagen sendiri hanya berjarak sekitar setengah kilometer dai Pulau pongok. Semoga saja ke depannya pemerintah setempat mau turun tangan untuk memanfaatkan potensi salah satu kepingan dari keindahan Propinsi Kepulauan Bangka belitung yang satu ini.

Pantai Gunung Namak - Bangka


Pantai gunung namak, bangka, belitung

Pantai Gunung Namak memiliki jejeran bebatuan granit besar dengan gagah menghias pantai yang sudah menjadi ciri khas tersendiri bagi pantai-pantai yang ada di bangka belitung. Dari kota Toboali, Pantai Gunung Namak ditempuh dengan jarak sekitar 18 km. Pantai ini terletak di kecamatan Toboali , Kabupaten Bangka Selatan, dapat ditempuh Selama 1 jam perjalanan dengan Kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Berdiri dari atas bebatuan besar sambil berfoto ria, memandang hamparan pasir putih dipadu panorama laut lepas menjadi pesona tersendiri Pantai Gunung Namak. pantai ini memiliki air yang jernih kebiru – biruan dan pasir yang putih. banyak sekali berbtuan yang ada disana dengan keunikan garnit masing-masing seakan-akan seperti di ukir dan di tata dengan begitu indah nya. pasir yang lembut sangat cocok untuk bermain menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga.
Pantai gunung namak, bangka, belitung
Jika saat ombak kencang tidak di anjurkan anak-anak bermain  sendirian bahkan mandi tampa diawsi orang tua. Pantai Gunung Namak banyak dikunjungi masyarakat dihari libur serta sering juga digunakan untuk memancing serta juga sangat cocok bagi anda yang gemar berkemah untuk mendirikan tenda menikmati bermalam di pantai tersebut yang masih asri jauh dari hiruk pikuk keramaian manusia karna disana tidak ada rumah penduduk sehingga kita akan merasakan sejenak ketenangan dan kesunyian di temani deburan ombak dan bulan yang bersinar. Untuk menuju ke pantai Gunung Namak cukup sulit, dikarenakan masih banyak yang belum mengtahui tempat tersbut dan juga inpra struktur jalan yang masih sangat kurang. Namun karena hal ini, pantai ini bisa dikatakan masih asri, belum tercemar oleh limbah atau sampah dari wisatawan yang kurang bertanggung jawab.

Eksotisme Pantai Tanjung Labu - Bangka Belitung

Eksotisme alam Bangka Belitung memang sudah tak terbantahkan, Hampir seluruh rangakaian pulaunya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, salah satunya adalah Pantai Tanjung Labu yang terletak di Pulau Lepar. Pulau ini memiliki luas sekitar 20ribu Ha, dan merupakan yang terluas dibandingkan pulau-pulau kecil di Kep. Bangka Belitung. Di  Pulau Lepar terdapat tiga desa, yaitu Desa Penutuk, Desa Tanjung Sangkar, dan Desa Tanjung Labu. Tanjung Masing-masing desa memiliki pemandangan yang indah. Namun, tentu saja yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Desa Tanjung Labu.

Pantai Tanjung Labu, Bangka Belitung
Pantai Tanjung labu masih sangat terjaga kondisi alamnya, mempunyai pasir yang putih dan halus, seperti tepung, serta air laut yang berwarna biru dan sangat jernih berserta pemandangan tebaran batu-batu granit yang besar menambah daya tarik Pantai Tanjung labu ini. Tidak hanya itu, Keindahan bawah lautnya patut anda cantumkan ke dalam list perjalanan anda yang mempunyai hobby diving. Ikan-ikan kecil yang bersembunyi di antara terumbu karang terlihat sangat lucu. Jika beruntung, Anda bisa melihat penyu yang terdampar di pantai ini. Penyu tersebut memang sering terdampar atau terperangkap di jebakan nelayan. Namun, baik nelayan maupun penduduk setempat selalu melepaskan kembali hewan tersebut demi kelangsungan hidupnya. Hal seperti inilah yang membuat keindahan alam di sekitar Pantai Tanjung Labu tetap lestari.

Pantai Tanjung Labu, Bangka Belitung
Jika anda tertarik untuk mebuktikan keindahan alam Pantai Tanjung Labu, anda bisa datang melalui kota Toboali, 130 Km dari kota Pangkalpinang ke arah selatan. Dari kota "Belacan Toboali", perjalanan sepanjang 36 Km lagi dari pelabuhan Sadai. Dari dermaga, tampak sebuah pulau yaitu Pulau Lepar, dermaga pendaratan tujuan terdekat adalah Desa Penutuk. Untuk menyeberang ke Desa Penutuk, dapat menggunakan boat penumpang dengan biaya Rp.5000,- per orang atau menyewa speed boat tradisional dengan biaya Rp.70.000,- untuk 4 orang. Waktu tempuh adalah 15 menit. Untuk pulang-pergi dengan biaya speed boat seharga Rp. 600.000,-.

Menyelami Pesona Pulau Rubiah - NAD


Pulau Rubiah, Sabang, Aceh 

Keindahan alam Indonesia memang begitu banyak membentang dari sabang sampai merauke, salah satunya terdapat di wilayah kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam, yaitu Pulau Rubiah yang bersebelahan dengan Pulau Weh. Pulau yang luas perairannya mencapai 2.600 ha ini menawarkan indahnya alam bawah laut dan wisata bahari yang masih alami.

Dahulu, Pulau Rubiah adalah pulau yang dijadikan  tempat transit bagi calon jemaah haji asal Aceh yang hendak berlayar menuju mekkah pada masa jaya Kerajaan Aceh. Pada masa Perang Dunia II lalu, pulau ini menjadi benteng pertahanan pasukan Belanda dan Jepang, dan hingga saat ini reruntuhan bangunan pertahanan pasukan Belanda itu masih terlihat di sana. Pulau ini dikenal sebagai surganya taman laut karena bentuknya yang seperti akuarium raksasa. Di dalamnya terdapat berbagai macam jenis ikan tropis, terumbu karang, kerang raksasa, dan masih banyak lainnya. Terumbu karang disini terdiri dari berbagai jenis, bentuk dan warna yang membentuk gugusan karang yang menarik. Untuk menuju ke kawasan ini, bisa menempuh jalan darat atau perairan menggunakan perahu nelayan. Jika menggunakan perahu, anda bisa menumpang kapal yang sudah disediakan (disewakan) oleh warga setempat.
Pulau Rubiah, Sabang, Aceh
Kapal yang disediakan berupa speedbot atau kapal yang telah dilengkapi dengan kaca untuk melihat keindahan isi laut di sekitar Pulau Rubiah. Harga sewa boat mulai dari Rp 250.000 – 300.000 hingga kembali ke daratan di Iboih. Jika berkelompok, tentu ongkos sewa boat tidak terlalu berat. Tiap boat bisa menampung 10 orang penumpang. Bagi anda yang pertama kali datang ke Banda Aceh dan ingin menggunakan jalur perairan, anda bisa menuju ke Pelabuhan Ulee Lheue. Setiap harinya, dua kali feri cepat dan sekali feri lambat berangkat dari Banda Aceh ke Pelabuhan Balohan, Sabang. Feri kapal cepat berangkat sekitar pukul 09.30 WIB dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Untuk feri lambat, menghabiskan waktu sekitar 2 jam dengan jam keberangkatan 10.30 WIB. Untuk jalur darat, anda bisa menggunakan minibus umum untuk menuju ke Pantai Iboih sekitar 1 jam perjalanan dengan kondisi jalan yang sudah beraspal. Setelah itu, anda bisa menyewa boat ke Rubiah dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Pulau Rubiah, Sabang, Aceh
Di sekitar Taman Laut Pulau Rubiah banyak terdapat cottage/penginapan dengan biaya yang sangat murah, berkisar antara 80 ribu rupiah hingga 150 ribu rupiah. Anda akan mendapatkan potongan harga jika menginap lebih lama. Umumnya turis asing menginap mininal satu minggu hingga 2 bulan. Jika anda ingin bersnorkling, hanya dengan 40 ribu rupiah anda akan mendapatkan masker, kaki bebek, dan pelampung. Namun bagi anda yang ingin melihat lebih dalam lagi keindahan taman laut ini anda bisa menyewa peralatan Diving dengan kisaran harga sekitar 600 ribu rupiah. Tak hanya menjadi tujuan wisata, Pulau Rubiah juga dimanfaatkan sebagai tempat penelitian Biota laut seperti terumbu karang dan ikan karang. Jika anda melakukan snorkeling maka tempat-tempat penelitian tersebut bisa anda jumpai. Misalnya daerah Transpalantasi Karang yang telah dilakukan oleh beberapa lembaga.
Pulau Rubiah, Sabang, Aceh

Pulau Lengkuas, Si Cantik Pencuri Hati


Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas terletak di utara Desa Tanjung Binga. Atau di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Luas totalnya kurang dari satu hektar. Di seputar pulau Lengkuas ada banyak pula batu-batu granit yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki melintasi laut yang dangkal dengan kedalaman kurang dari 1.2m. Struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Air lautnya benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang didalamnya.

Pulau Lengkuas
Pulau Lengkuas adalah pulau kecil yang memiliki mercusuar setinggi 62 meter yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1882. Walaupun sudah sangat tua, mercusuar 12 tingkat ini masih tegak berdiri. Setiap pengunjung bisa dengan bebas naik menuju puncak mercusuar. Di setiap lantai mercusuar terdapat jendela yang menghadap ke berbagai arah sehingga wisatawan dapat melihat pemandangan yang indah dari berbagai sudut. Di bagian dalam terlihat bukti usia bangunan tersebut sebenarnya melalui tangga yang keropos dan berkarat. Mungkin karena usia mercusuar, suasana di dalam mercusuar agak menyeramkan.Namun Ketika tiba di ruangan paling tinggi di mercusuar, perasaan seram hilang seketika. Dari puncak terlihat pemandangan kawasan sekitar pulau lengkuas yang luar biasa indah. Air yang biru jernih, tumpukan batu granit keputih-putihan, serta pulau-pulau kecil yang dari kejauhan terlihat berwarna hijau adalah paduan pemandangan yang memanjakan mata.

Pulau Lengkuas
Selain dikenal karena keberadaan mercusuarnya, tak jauh dari Pulau Lengkuas juga terdapat spot snorkelling dengan pemandangan alam bawah laut yang indah. dengan keindahan yang dimilikinya, Pulau Lengkuas telah menghipnotis wisatawan Nusantara maupun mancanegara, khususnya para fotografer. Tak heran lagi jika pada hari Minggu atau libur nasional, pulau kecil ini dipenuhi para pengunjung. Daya pikat utama wisatawan untuk berlibur di Pulau lengkuas antara lain keindahan panorama alam pantai yang dipagari batu granit dan pasir putih telah menjadikan pulau tersebut sensual di mata wisatawan.

Pulau Lengkuas
Untuk mencapai Pulau Lengkuas wisatawan dapat menyewa boat dari Pantai Tanjung Kelayang atau dari Desa Nelayan Tanjung Binga. Wisatawan dapat menyewa perahu dari Tanjung Binga, Tanjung Kelayang, maupun dari Tanjung Tinggi. Biaya sewa pun relatif murah, Rp 350.000-Rp 450.000. Wisatawan, baik sendiri maupun rombongan, akan diantar menuju sensasi keindahan Pulau Lengkuas. Waktu tempuh dengan perahu dari Pulau Belitung ke Lengkuas sekitar 40 menit. Dalam perjalanan menuju pulau kecil tersebut, Anda dapat menyaksikan keindahan Belitung serta pulau-pulau kecil di kejauhan. Tidak jauh dari Pulau Lengkuas, terdapat sebuah pulau lain yang lebih kecil, yaitu Pulau Burung. Pulau ini dinamai demikian karena ada sebuah batu granit raksasa yang berbentuk seperti kepala burung. Biasanya, pulau ini menjadi perhentian berikutnya setelah puas menikmati Lengkuas.

Pulau Lengkuas