Mengintip Keindahan Situ Gunung - Sukabumi


Jika anda bingung menghabiskan liburan dimana tapi dengan biaya yang hemat, coba saja mampir ke Taman Wisata Alam Situ Gunung, yang berada di Sukabumi. Situ Gunung (situ dalam bahasa sunda artinya danau). Terletak di kaki Gunung Pangrango, Kecamatan Kadu Dampit (lebih kurang 16 Km sebelah Barat laut kota Sukabumi). Sebuah danau dengan keindahan alam dan hawa pengunungan yang sejuk akan memanjakan Anda dan keluarga yang berkunjung. Bersiap-siaplah untuk camping di sini, untuk menyatu dengan alam sekitar. Kejenuhan dari rutinitas yang Anda lalui sehari-hari dijamin akan hilang seketika.
Situ Gunung, Danau, Sukabumi, Jawa Barat

Obyek wisata Situ gunung ini menawarkan wisata alam berupa cantiknya pesona danau di ketinggian 970 mdpl serta indahnya pemandangan air terjun. Meski danau buatan ini sebenarnya mudah diakses oleh para wisatawan, namun suasana asri dengan hijaunya hutan homogen di wana wisata ini mampu membuat para pengunjungnya terasing dari dunia luar.

Situ Gunung, Danau, Sukabumi, Jawa Barat
Buat para fotografer, gw percaya pasti ga asing dengan tempat ini (terbukti dengan byknya foto dari situ gunung yg diupload di fotografer.net. Di sekitar danau, pemandangannya bagus banget tuk diabadikan, apalagi kl cuaca mendukung dan airnya tenang. tau ga, tnyata danau ini danau buatan. konon danau ini dibuat tahun 1814 oleh “mbah jalun”, seorang bangsawan Mataram yang lari ke sukabumi karena menjadi buronan Belanda. selain itu taman nasional ini menyimpan kekayaan berupa flora dan fauna yang beraneka regam. malahan kalo beruntung anda bisa aja nemuin macan tutul dsana.

Situ Gunung, Danau, Sukabumi, Jawa Barat
Tak hanya menikmati suasana Situ Gunung dengan memancing atau berperahu saja, pengunjung juga bisa berkeliling kawasan hutan yang banyak ditumbuhi pohon damar. Jajaran pecahan batu ditata dengan apik membentuk jogging track yang mengantarkan pengunjung berkeliling Situ Gunung sementara jalur yang lain dibuat untuk mengantarkan pengunjung ke Curug Simalaracun yang konon dipercaya memiliki kekuatan mistik.
Situ Gunung, Danau, Sukabumi, Jawa Barat
Setelah selesai berkeliling di Situ Gunung, pengunjung juga bisa jalan-jalan ke Curug Sawer yang berjarak sekitar 4 km dari Situ Gunung melalui jogging track yang berbukit-bukit. Untuk bisa menikmati keindahan Curug Sawer yang berada dalam pengelolaan Balai Konservasi Taman.
Situ Gunung, Danau, Sukabumi, Jawa Barat

Yang perlu dingiat oleh wisatawan yang baru pertama kali berkunjung adalah berenang di kubangan Curug Sawer yang seluas 60 m2 sangat tidak disarankan, karena dasar kubangan tersebut cukup dalam akibat gerusan air yang tercurah dari sang Curug. Namun, aliran sungai yang agak jauh dari curug tersebut cukup aman untuk dijelajahi. Tepat di sebelah curug yang mengalirkan airnya ke Sungai Cinumpang ini, mengalir juga sebuah curug yang jauh lebih kecil bernama Curug Bagong yang konon mengalirkan air bertuah.

Bagi anda yang datang ke Situ Gunung untuk pertama kali, saya saranin jangan pada waktu malam hari, karena untuk bisa kesana kita harus melewati hutan-hutan tak berlampu (tanpa signal hp pula). so pasti ngeri banget, apalagi kalo kalian datang sendirian. (src: Dirangkum dari Berbagai Sumber)

Situ Gunung, Danau, Sukabumi, Jawa Barat

Melepas Kepenatan di Tepi Danau Linow

Danau yang sangat indah dengan warna airnya yang bisa berubah-ubah. Danau Linow namanya. Keindahan danau ini sudah sangat terkenal di seantero kota Manado dan Tomohon. Danau ini terbagi menjadi dua sisi yang menyebabkan danau Linow mempunyai warna yang berbeda. Satu sisi memiliki kandungan belerang yang tinggi, sedangkan sisi lainnya tidak.  Dengan adanya kandungan belerang ditambah efek cahaya matahari menyebabkan danau seolah-olah memiliki warna yang berbeda di setiap sisinya. Ketika pengunjung berpindah sudut, warna air danau bisa saja berubah warna. Kalau kita datang pada pagi hari pemandangan akan berbeda dibanding siang hari, begitu pula ketika kunjungan dilakukan sore hari. Setiap saat ada keunikan dan keindahannya tersendiri. Ketika sinar matahari baru mulai memunculkan keanggunannya dari ufuk Timur, lalu pancaran sinarnya mulai pula menyapa dan menerpa permukaan danau, menembusi ranting dan dedaunan pohon-pohon sekitar danau, so pasti akan menyajikan suatu pemandangan yang sangat elok dan cantik.

Hal yang perlu di perhatikan di Danau Linow ini  di pinggir danau sering muncul gundukan lumpur panas, dan sebisa mungkin kita untuk menjahuinya. Di lain hal bau belerang juga tajam. Bila ada angin kencang bau belerang tercium dari kejauhan. Cara terbaik dan tercepat untuk menuju Danau Linow dari kota Manado tentu saja dengan menyewa mobil atau taksi. Kalau dihitung dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, perjalanan akan memakan waktu sekitar satu jam. Bagi yang ingin berpetualang dengan kendaraan umum, bisa naik angkutan umum dari Manado ke terminal Tomohon. Dari terminal berganti angkutan umum, minta turun di sekitar Danau Linow. Setelah turun dari angkot, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh sekitar 500 meteran dengan medan yang lumayan menanjak.

Saat ini danau Linow berada dalam pengelolaan pihak swasta. Pihak swasta ini membangun sebuah cafĂ©taria yang berbentuk seperti dermaga kayu tepi laut. Bangunan kayu yang sebenarnya sangat sederhana, tetapi tampak sangat indah. Disekitar dermaga ditanami oleh berbagai pepohonan sehingga suasananya menjadi sangat sejuk dan rindang. Satu lagi, dermaga ini (dan juga seluruh area danau) sangat bersih. Tidak tampak sampah yang menjadi “ciri khas” tempat wisata di Indonesia.

Harga tanda masuk ke lokasi Danau Linow tidak terlalu mahal, cukup dengan merogoh Rp25.000-Rp35.000,- Anda sudah bisa menikmati pemandangan Danau Linow yang indah menawan itu. Di pinggiran danau ada semacam cafĂ©, jadi bagi yang haus boleh pesan minuman apa saja. Mulai dari sekedar secangkir kopi hangat sampai segelas bir tersedia di situ. Ada juga makanan ringan, seperti kue, snack dan permen-permen lainnya. Tinggal terserah apa maunya Anda. Tak ketinggalan di wilayah Danau Linow tersebut juga terdapat tempat yang patut di kunjungi, yaitu Woloan. Di mana kita bisa melihat pembuatan rumah panggung khas Minahasa. Selain itu ada pula Desa Pulutan, sentra industri gerabah. (teks: berbagai sumber - Foto: Devianart)

danau Linow
danau Linow
danau Linow